MEDIAKU.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha sebagai upaya untuk meningkatkan serapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di wilayah itu.
Kolaborasi yang dilakukan antara lain menyediakan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan mengadakan pelatihan berbasis kebutuhan industri.
"Kolaborasi yang telah berjalan salah satunya dengan perusahaan rokok lokal yang ada di Bangkalan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan Jemmi Tria Sukmana dalam keterangannya di Bangkalan, Selasa (27/10/2026) malam.
Ia mengatakan sebanyak 30 orang mengikuti pelatihan melinting rokok yang digelar Disperinaker Kabupaten Bangkalan mulai 26 hingga 27 Oktober 2026.
Pelatihan yang digelar di salah satu perusahaan rokok lokal di Bangkalan ini, menurut Sukmana, merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi dengan pelaku usaha industri hasil tembakau, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurut dia, pelatihan ini bukan sekadar memberikan keterampilan kepada peserta, tetapi juga menjadi upaya menjembatani kebutuhan tenaga kerja industri dengan potensi sumber daya manusia lokal.
"Harapannya, tentu agar peserta yang memiliki kemampuan sesuai standar dapat memperoleh kesempatan kerja di industri rokok yang ada di Bangkalan,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan industri hasil tembakau.
Dengan kemampuan melinting rokok yang baik dan benar, peserta diharapkan mampu memenuhi standar produksi serta meningkatkan kualitas hasil kerja.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar program pelatihan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.
Sebab, ketika kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan, peluang penyerapan tenaga kerja lokal akan semakin terbuka. "Karena itu, kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara langsung dan memberikan dampak positif bagi peserta maupun perusahaan," kata Sukmana.
Selain meningkatkan kompetensi peserta, pelatihan ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi industri hasil tembakau di Kabupaten Bangkalan.
Tenaga kerja yang terampil diharapkan mampu mendukung produktivitas perusahaan sekaligus memperkuat daya saing industri rokok lokal.
Disperinaker Bangkalan juga mendorong agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha industri hasil tembakau.
Dengan demikian, semakin banyak masyarakat, termasuk generasi muda di sekitar kawasan industri, yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Melalui program tersebut, Pemkab Bangkalan berharap pengembangan industri hasil tembakau tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Pelatihan tenaga kerja berbasis kebutuhan industri oleh Pemkab Bangkalan ini sebelumnya juga dilakukan bersama sejumlah perusahaan konveksi, mesin bubut, dan restoran. (MEDIAKU.CO, Kinerja Pemkab Bangkalan)

0 Komentar