Kementerian KKP Bantu Tingkat Produksi Ikan Melalui Budi Daya Ikan Tematik


MEDIAKU.CO
- Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia membantu warga Pamekasan, Jawa Timur meningkatkan produksi ikan melalui program budi daya ikan tematik.

"Warga yang mendapatkan program bantuan ini tersebar di 30 desa," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Pemkab Pamekasan Abdul Fata seperti dilansir sejumlah media massa lokal di Pamekasan, Selasa (20/10/2026).

Budi daya ikan tematik merupakan kegiatan budi daya ikan yang dijalankan dengan tujuan khusus dan terintegrasi, serta bukan sekadar berorientasi pada hasil panen. 

Menurut Abdul Fata, program ini digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memberikan dampak nyata pada ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi lokal, pemberdayaan sosial, serta kelestarian lingkungan di tingkat desa atau kelurahan.

"Selain untuk meningkatkan perekonomian warga yang bergerak di bidang budi daya ikan, program ini juga untuk mendukung program ketahanan pangan terintegratif yang dicanangkan Presiden," katanya.

Ia menjelaskan, dari total 30 sasaran penerima bantuan program itu, sebanyak 27 di antaranya merupakan pembudi daya ikan di tingkat desa, sedangkan tiga penerima bantuan program lainnya di tingkat kelurahan.

Kepala Diskan Abdul Fata lebih lanjut menjelaskan, penetapan penerima bantuan dari Kementerian KKP itu telah tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Nomor 324 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Pembangunan Budi Daya Ikan Tematik Sistem Resirkulasi di Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026.

Kabupaten Pamekasan menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak di antara empat kabupaten di Pulau Madura.

"Karena Pamekasan penerima bantuan program ini tersebar di 30 desa/kelurahan, sedangkan Bangkalan hanya 18 desa/kelurahan, Sumenep 14 desa/kelurahan dan Sampang sembilan desa/kelurahan," katanya.

Badan dalam bentuk program budi daya ikan tematik ini berupa sarana, seperti kolam, bibit bersertifikat, dan pakan, serta pendampingan bagi wilayah yang memenuhi syarat, seperti ketersediaan lahan milik desa.

"Tahapan dari pelaksanaan program saat ini pemberkasan administrasi dan penyediaan lahan yang diusulkan menjadi tempat budi daya ikan sebagaimana proposal yang telah disampaikan sebelumnya," kata Kepala Diskan Abdul Fata, menjelaskan. (MEDIAKU.CO, Ekonomi Perikanan Pamekasan)

Posting Komentar

0 Komentar